Pages

Tuesday, February 7, 2012

Resume Novel Let Go (complete)


Caraka atau Raka adalah murid kelas 10. Walau masih kelas 10, ia sudah membuat banyak keributan. Melihat ini, Bu Ratna, wali kelas Rakha memikirkan cara untuk membuat Raka jera. Jika sampai kepala sekolah tau masalah Raka, ia bisa dikeluarkan dari sekolah. Bu Ratna tidak ingin Raka dikeluarkan dari sekolah. Setelah berunding dengan bu Ratna sebentar tentang hukuman apa yang cocok untuknya, akhirnya diputuskan Raka akan dipaksakan menjadi anggota Redaksi Majalah Sekolah. Setelah itu Raka segera pulang. Diperjalanan pulang, ia mendengar suara seperti orang yang sedang mengeroyok. Raka segera mendekat, ternyata teman sekelasnya, Nathan sedang dikeroyok anak senior. Tapi anehnya Nathan terlihat santai, ia bahkan tersenyum saat ada yang menonjoknya dan denngan gesit menghindar. Raka tertegun, padahal selama ini Nathan terlihat sebagai anak yang lemah. Ia bahkan tidak pernah mengikuti jam olahraga karena izin khusus. Saat tonjokan kedua melayang ke arah Nathan, Raka refleks langsung maju dan menahan tangan sang senior. Sang senior langsung mundur dan kabur karena Raka sudah terkenal sebagai Jago berantem. Nathan juga langsung pergi begitu saja tanpa mengucapkan satu katapun pada Raka. Raka semakin heran dengannya.
Apalagi ia pernah mendengar gosip dari teman temannya bahwa sebenarnya Nathan sangat jago olahraga bahkan pernah mengalahkan senior saat tanding basket 5 lawan 1.
Baru berjalan sebulan Raka menjalani masa hukumannya sebagai anggota Redaksi Majalah Sekolah,  ia sudah protes berkali kali kepada bu Ratna. Raka sudah tidak tahan mesti seruangan dengan Nadya, ketua kelas yang tidak pernah meminta bantuan orang lain, Nathan yang pintar, sombong dan sinis serta Sarah yang pemalu dan sangat lemah. Anggota Redaksi Majalah sekolah memang hanya mereka ber empat termaksud Raka. Dan Sarah sebagai ketuanya. Sebenarnya ada anggota yang lain dari kelas 11 dan 12 tapi Sarah yang tidak berdaya tidak bisa mengatur seniornya sehingga yang bekerja hanya 4 orang. Tapi Raka sudah tidak tahan, apalagi bu Ratna memerintahkan Raka untuk kerja disitu sampai kenaikan kelas. Tapi entah mengapa Raka justru malah semakin terlibat kedalam kehidupan teman teman se Redaksi majalah sekolahnya tersebut. Raka sekelompok dengan Nathan dalam mata pelajaran Fisika. Raka pun jadi tahu bahwa Nathan divonis kanker otak saat kelas 2 SMP dan kemungkinan hidupnya tidak akan lama lagi. Mendengar itu lantas Raka terkejut tapi Nathan terlihat tenang seperti ridak terjadi apa- apa. Entah mengapa setelah 2-3 kali mengerjakan tugas kelompok, Raka merasa lebih dekat dengan Nathan. Disaat sedang banyak- banyak nya tugas kelompok fisika, Raka juga harus menjalankan paksaan temannya untuk menjadi vokalis band kelas mereka untuk memperingati ulang tahun sekolah mereka. Karena jadwal latihan band dan jadwal mengerjakan tugas kelompok fisika selalu bertubrukan, Raka menjadi tidak pernah latihan band dan dimarah-marahi teman temannya. Apa boleh buat, Raka tidak kuat melanggar janji apabila ia ingat bahwa umur Nathan tidak lama lagi.
Selain itu, Raka juga menjadi sering membantu Sarah untuk lebih berani. Ia membantu Sarah melawan kakak kelas yang berusaha merebut esai nya untuk mengikuti lomba. Dan Raka juga membantu Sarah agar lebih berani melawan kaakak kelas ataupun teman-temannya sendiri yang sering bergantung padanya saat tugas kelompok. Juga suatu hari saat Raka sedang berada di rental VCD dekat rumahnya, ia bertemu Nadya yang ternyata memiliki selera film yang sama dengannya. Ia dan Nadya pun menjadi sering mengobrol. Mereka juga pernah bertemu di sebuah Music store dan Nadya sangat terkejut akan pengetahuan Raka yang banyak tentang musik dan film, walaupun di mata pelajaran sains dan matematika bisa dibilang dibawah standart. Ia dan Nadya menjadi sering ketemuan di music store tersebut yang memang merangkap kafe. Disana mereka mengobrolkan banyak hal yang membuat keduanya semakin akrab. Benih benih cinta pun mulai datang. Raka mengungkapkan perasaannya pada Nadya. Nadya yang saat itu masih terkejut hanya diam sedangkan Raka langsung lari keluar karena malu. Esok harinya disekolah ada gosip bahwa Raka jadian dengan Sarah. Sarah pun tidak terlihat menyangkal berita tersebut, ia malah terlihat senang dengan gaya malu-malunya. Dhihan, sahabat Raka menyatakan bahwa sepertinya Sarah menyukai Raka. Raka menjadi tidak enak, ia tidak enak dengan Sarah kalo menyatakan bahwa dia tidak suka padanya, tapi disisi lain Raka tidak mau Nadya kecewa padanya, apalagi setelah kemarin Raka menyatakan suka padanya.
Disaat dilanda masalah cinta, Raka juga harus terlibat masalah dengan guru. Mulai dari tisur kemalan karena latihan band sehingga sering tertidur dikelas sampai nilai-nilainya yang buruk tidang kunjung membaik. Saat itulah Nathan menawarkan bantuannya pada Raka untuk mengajarinya seperti guru privat agar membantu Raka menaikan nilainya. Raka lantas menerimanya, walau ia pun heran juga dengan sifat Nathan yang berubah-ubah. Nathan pernah membelanya saat diceramahi dengan kata-kata kasar oleh guru, Nathan sering membantunya menyelesaikan masalah kecil yang ternyata menjadi besar, dan sekarang Nathan membantunya lagi. Nathan juga membantu Raka menyelesaikan masalah cintanya. Menurutnya jika Raka bersifat tidak jelas dan tetap bersikap baik ke Sarah maupun Nadya, justru akan membuat keduanya sakit hati. Karena itu Nathan mendorong Sarah untuk menyatakn perasaannya pada Raka dan mempertemukan mereka beruda. Sarah pun menyatakan perasannya sambil menangis, Raka pun menolaknya dengan halus. Setelah itu Sarah berkata ia merasa lega dan tidak masalah Raka menyukai siapa walaupun itu bukan dirinya. Untuk menyelesaikan masalah dengan Nadya, Raka sudah punya rencana sendiri dengan bantuan teman teman badnya. Rencananya, saat mereka tampil di acara hari ulang tahun sekolah, di lagu terakhir Raka akan turun berjalan menuju Nadya dan menyatakan perasaannya, sementara temannya menggantikan ia menyanyi. Tapi Raka harus memastikan Nadya akan ada menontonnya. Disanalah Nathan membantunya dengan mengatakan Raka hanya perlu melihat kemana dirinya (Nathan) akan pergi disitulah ada Nadya. Ternyata benar, aka pun lebih mudah mencari Nadya. Rencananya berhasil. Raka dan Nadya pun berpacaran.
Tetapi disaat Raka selesai dengan masalahnya, penyakit Nathan memburuk. Ia ridak masuk sekolah berhari-hari. Raka, Nadya, Sarah dan Dhihan berniat menjenguknya. Mereka pun pergi ke rumah Nathan, disana mereka disambut ayah nathan. Ayah Nathan berkata bahwa penyakit Nathan semakin parah, ia bercerita dulu Nathan adalah anak yang ceria, ia sangat dekat dengan ibunya, tetapi saat ibunya meninggal Nathan menjadi pemurung. Apalagi setelah ia divonis kanker. Nathan tidak terlalu dekat dengan ayahnya sehingga merasa hidupnya tidak penting lagi, karena itu ia bersikap sinis pada teman-temannya agar tidak ada yang merasa kehilangan dirinya. Nathan pun menolak untuk dioperasi, padahal hanya itu satu-satunya jalan untuk sembuh. Raka dan teman-temannya pun bergantian mambujuk Nathan, mereka berkata bahwa Nathan adalah teman mereka yang berharga, yang walaupun sinis tetapi sangat perhatian. Setelah dibujuk akhirnya Nathan pun mau melakukan operasi. Ia bahkan sudah lebih ceria sekarang. Teman teman sekelasnya bergantian menjenguknya dirumah sakit beberapa saat sebelum operasi. Akan tetapi ternyta operasinya tidak berjalan lancar. Kanker sudah menyebar ke seluruh tubuh Nathan, nyawanya pun tak terselamatkan. Raka sangat sedih akan kepergian temannya itu, apalagi setelah banyak hal yang Nathan lakukan padanya, rasanya ia tak rela kehilangannya. Disaat upacara pemakaman Nathan, Raka diberi surat oleh ayah Nathan. Ternyata surat itu adalah tulisan Nathan yang menceritakan bahwa betapa Raka sudah mengubah hidupnya, ia menuliskan terima kasih kepada Raka. Surat itu membuat Raka menangis. Di majalah sekolah, Sarah menuliskan kalimat untuk Nathan yang isinya sebagai berikut: “Aku bisa kehilangan seorang teman seperti itu dengan kematianku, tetapi tidak dengan kematiannya.”