Pages

Sunday, July 16, 2017

Only two left at home

Aku ingat saat itu. 6 tahun lalu.
It was our usual dinner on the usual diner.
There were four of us:
Aku, adik ku, bapak, dan ibu.
Pembicaraan, seperti biasa dibicarakan dengan cara yang sudah-sudah.
Sampai kemudia, aku menangis.
Membayangkan hal-hal yang nanti mungkin terjadi.
Seperti berpisah dengan keluarga kecil ku ini.
Apa yang dilakukan nanti, saat hal itu, perpisahan itu, kemudian terjadi?
And here I am.
6 tahun setelahnya
Bapak dan ibu ku, mungkin di rumah
Adik ku, belajar di tempatnya
Aku, kembali air mata itu jatuh.
Karena setelah ini, aku harus apa?
Jika aku ingin kembali, bagaimana caranya?
Oh Tuhan,
Adakah mungkin, saat saat itu kembali?
Karena satu-satunya yang kuinginkan saat ini,
Hanya berkumpul kembali bersama mereka,
Keluarga kecil ku itu.
Aku rindu.