Pages

Tuesday, November 27, 2018

you can't please everyone

Bisa dibilang saya ini super plegmatis
Saya rela menutup suatu kesalahan orang lain hanya supaya tidak timbul masalah setelah nya
Saya rela  menggantikan tugas orang lain hanya supaya kelompok kami tidak terpecah
Saya rela menghancurkan perasaan saya sendiri hanya supaya perasaan teman saya bisa tetap utuh

Sampai pada suatu titik; saya merasa hancur.

Karena seberapa banyak pun saya berkorban, people keep expecting.

Tidak peduli sekeras apapun usaha mu, akan selalu ada titik kesahalan yang melemahkan mu.

Dunia tidak bisa bisa sedamai itu.

Begitu pula saya, tidak sekuat yang dikira.

Sekarang, saya belajar untuk menghargai perasaan diri sendri.
Saya belajar saya pun pantas bahagia, dan kebahagiaan saya tidak harus selalu berpatuh pada kebahagiaan orang lain.
Saya sekarang mengerti cara untuk please my self, buka hanya please everyone.

Saya belajar menunjukan emosi saya
Saya beranikan diri untuk membuka diri saya
Saya mencoba untuk mengungkapkan apa yang saya rasakan pada hal tertentu
Saya berlatih untuk berkata tidak, jika saya merasa tidak nyaman.
Saya melatih diri untuk menerima rasa benci dan tidak suka dari orang lain.

Hingga saya pun tersadar: ternyata mereka pun bisa mengerti.

Mereka akan tetap berkomentar, itu pasti.

Tapi dengan keyakinan diri, saya tidak lagi mempedulikan komentar mereka.

Cukup dengarkan, koreksi apakah relevan, tidak perlu selalu dimasukan dalam hati.

Berkat itu, sekarang saya bisa berdiri sebagai diri saya sendiri.

I'd never feel like my self until now.

You can't please everyone, so just go on, and show who you really are. People will keep expecting, but it's ok to feel a little hate :)