Pages

Friday, May 15, 2020

Mungkin terlalu jauh dari mimpi

Aku rasa hanya pada malam-malam tertentu hal ini terjadi
Malam dimana aku memimpikan diriku sebagai orang lain
Bukan sepenuhnya lain, mungkin beberapa dengan sudut yang berbeda
Seperti dalam tumpukan buku atau kamar aroma basah hujan

Bisa jadi semua itu belum tentu benar
Harapan ku pun belum semuanya pasti salah juga
Tapi sering kali aku kembali bertanya-tanya
Kemanakah ia seharusnya pegi, bersama tenang atau gairah?

Kerap kali aku coba untuk mengiringinya
Berbagi bersama, mungkin satu dua kali terlibat jauh
Tapi seperti gelas yang tidak pernah penuh,
Lagi-lagi ia memberiku garis peringatan, yang seolah-olah berkata:
"Mau kemana kamu dengan mimpi-mimpi itu?"
Tentu saja aku hanya bisu
Atau barangkali memang belum saatnya jawaban muncul

Seperti ini kah, seharusnya aku menghidup?
Karena sebenar-benarnya ruh itu, bukan kah seharusnya ia dalam damai?
Atau mungkin sudah terlalu kuat belenggunya,
Untuk sekedar menghidupi egonya untuk manusia lain
Yang barangkali, belum tentu salah juga
Namun mematikan yang lain yang sejati

Mungkin aku hanya perlu untuk tetap terjaga
Seperti yang dikatakan oleh buku:
"Hidup itu bersejarah, siang malam ia tumbuh, berliku mengiringi asa, simpan saja dulu rasa itu, biarkan ia mengalir seperti air yang tak beriak, hingga jiwa-jiwa itu dapat mengkokoh dalam batin mu."

Dan sepertinya pula itu mungkin hanya angan-angan ku
Bukan salah juga jika pada malam malam terntentu aku begini
Tapi aku bukan nya tidak bahagia,
hanya mungkin terlalu jauh dari mimpi